Namaku Lusi Antika, yang biasa dipanggil lusi, aku lahir di Bandung, 27 agustus 2003. Aku adalah anak ketiga dari 3 bersaudara, kakakku bernama Wina Susanti dan Aris Tian Wahyudin. Kakakku Aris sudah menikah dan mempunyai dua orang anak, juga telah menyelesaikan pendidikan S1 di salah satu Universitas di Madinah. Kakakku Wina belum menikah dan baru saja menyelesaikan pendidikan S1 di salah satu Universitas swasta di Bandung. Aku dan kakaku lahir dari pasangan Dadah dan Yulius. Aku terlahir dari keluarga sederhana. Ayahku seorang karyawan swasta, sedangkan ibuku seorang ibu rumah tangga. Sejak kecil ayahku selalu menasehatiku agar aku rajin beribadah, bersikap jujur dan baik terhadap sesama. Ketika berumur 6 tahun, aku mulai bersekolah di SDN Babakan Ciparay 21 Timur, aku bahagia bertemu dengan teman-temanku di SD walau mereka kadang membuat aku kesal, tetapi aku bersyukur mempunyai teman seperti mereka. Setelah lulus, aku melanjutkan pendidikan menengah di SMPN 39 Bandung pada tahun 2015. Di SMP aku cukup aktif dalam organisasi yang aku ikuti yaitu PMR, terkadang aku mengikuti lomba juga. Di SMP aku bersyukur mempunyai teman yang baik juga bisa mengerti sikap yang aku miliki, aku tidak akan pernah melupakan mereka. Selepas lulus SMP di tahun 2018, aku melanjutkan sekolah ke MA atau Madrasah Aliyah Sirnamiskin. Sejak menginjak kelas SMP dulu sebetulnya aku sudah suka dengan dunia kepenulisan. Aku sangat suka membaca apalagi artikel tentang dunia kesehatan dan menulis, walaupun tak pernah aku publikasikan kepada teman-temanku ataupun kepada siapapun. Rasa minder dan merasa tulisanku jelek membuatku merasa tidak berbakat dalam dunia kepenulisan. Sampai sekarang pun masih tetap saja seperti itu. Ketika menginjak kelas X SMA, aku masuk ekstrakulikuler kaligrafi dan irma atau ikatan remajan mesjid karena dari esktrakulikuler kaligrafi ini lah aku lebih mengenal tulisan arab dan belajar untuk membuatnya walaupun masih sedikit berantakan, selain kaligrafi juga irma, di dalam eskstrakulikuler irma, aku lebih mengenal tentang agama Islam dan menambah pengetahuanku. Walaupun saat ini aku masih kelas X, tetapi aku memiliki sebuah mimpi atau cita-cita yang besar yaitu membuat orang tua dan keluargaku bangga kepadaku. Aku mempunyai mimpi yaitu menjadi seorang dokter specialist. Aku berniat setelah lulus dari MA Sirnamiskin ini, aku berencana ingin melanjutkan kuliah di Jurusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung.